Anda sudah pernah belanja online?
Dimana Anda belanja online? Di Indonesia, kini berOL ria dan belanja online
sudah mulai menjadi sebuah gaya hidup seperti di negeri Paman Sam. Tidak bisa
dipungkiri, belanja online, menjamur mulai dari belanja di ‘lapak-lapak kecil’
di sosial media macam facebook, twitter, dan kaskus, belanja di ‘pasar online’
seperti tokopedia dan Gmarket, sampai belanja di ‘department store online’
besar seperti fastmobilepoint dan dealkeren. Semua menawarkan keasyikan dan
memiliki ciri khas yang berbeda-beda.
Kita bahas dulu Departement store
seperti dealkeren, khusus menawarkan diskon-diskon dan potongan harga di
berbagai tempat makan di dunia yang berbeda: offline J. Sedangakn department store seperti fastmobilepoint
menawarkan keasyikannya berupa kesenangan belanja, diskon, dan dropship. Ya!
Dropship, terdiri atas dua kata, yaitu drop dan ship. Drop artinya mendrop atau
menurunkan, sedangkan ship adalah pengiriman. Jadi dropship adalah menurunkan
pengiriman? Bukan, lebih tepatnya inti dari dropship adalah menjual barang
tanpa barang tersebut disentuh oleh kita! Mirip seperti sistem makelar, jika
ada order kita tinggal hubungi si CS fastmobilepoint, dan barang langsung
dikirim dari pihak si department store dengan nama pengirim toko kita! Sudah
semaju ini ya bisnis online kita.
Apa saja keuntungan dan kerugian
sistem dropshipping ini? Mari kita ulas sedikit. Keuntungannya, pertama, tentu
ini sangat mengefisienkan proses stokist kita, karena kita tidak perlu
menghabiskan modal banyak untuk menimbun barang.
Kedua, harga tetap murah! beberapa
department store menentukan harga beli dropship dengan harga yang sangat murah
(tentu ini pinter-pinternya kita untuk memanage produk) meskipun belinya hanya
satu asalkan kita menjadi member mereka, untuk keanggotaan ada berbayar ada
yang gratis, seperti di fastmobilepoint ini, gratis. Hal ini sangat
menguntungkan kita, dengan begitu meskipun tanpa menyetok banyak produk harga
yang kita dapat tetap bisa murah sehingga bisa mematok harga jual yang wajar
dan memenangkan persaingan tentunya.
Ketiga, kita bisa memasang banyak
macam produk yang kita (kalau ini sesuai dengan branding toko kita) tanpa harus
khawatir kehabisan modal untuk menyetok produk2 yang banyak tadi. Intinya,
tidak akan ada stok produk tertentu yang tertimbun karena tidak ada yang beli,
juga sebaliknya tidak akan ada stok produk yang selalu kehabisan.
Kerugiannya? kita harus teliti
dan benar-benar percaya dengan toko yang kita pilih untuk mendropship barang
kita. Karena dengan barang langsung dikirim ke konsumen, kita tidak bisa
mengkontrol barang jualan kita, dan kitapun tidak tau barang yang dikirim apa
benar-benar menggunakan nama pengirim toko kita atau bukan?! Oleh karena itu,
sebelum mendropship produk ke konsumen kita, ada baiknya lakukan percobaan
dengan dropship ke alamat konsumen kamuflase: kita sendiri. Dengan begitu kita
bisa melihat bagaimana kualitas produk yang dikirim, bagaimana packingnya,
menggunakan nama pengirim toko kita atau tidak, dan sudah sesuai dengan
kriteria kita atau tidak.
Intinya, dalam belanja maupun
pemasaran online ada tiga hal yang sebaiknya diperhatikan dan dipraktekkan,
jeli teliti, test, dan ukur. Dalam belanja online, Jeli teliti dalam memilih
toko, test produk kecil-kecilan dulu (kalau mau belanja banyak), dan ukur apa
sudah sesuai dengan kriteria kita atau tidak. Sedangkan dalam pemasaran/iklan
online, jeli teliti melihat calon konsumen dan peluang, test pasar dahulu yang
kecil-kecil (khususnya untuk pemasangan iklan besar), dan ukur responnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar