Sering kita bertanya kepada orang yang sudah membuka usaha: "Berapa sih
modal yang Anda butuhkan dulu itu ketika membuka usaha Anda yang
sekarang ini?". Jawaban yang seringkali muncul adalah: "...sekian juta
rupiah, atau sekian belas juta rupiah...." betul kan? Prinsipnya, ada
angka yang keluar. Tapi, kalau Anda yang ditanya seperti itu, belum
tentu Anda bisa menjawab. Karena umumnya ketika kita ingin menjalankan
bisnis, banyak diantara kita yang tidak tahu bagaimana cara
menghitungnya.
Nah, kali ini saya akan membagi rahasia kepada Anda tentang cara
menghitung jumlah modal yang Anda butuhkan bila ingin memulai sebuah
usaha. Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha, hanya ada 3 jenis modal
yang akan Anda keluarkan:
1. Modal Investasi Awal
2. Modal Kerja
3. Modal Operasional
Mari kita membahasnya satu per satu.
1.MODAL INVESTASI AWAL
Apa sih yang dimaksud modal investasi awal? Ini adalah jenis modal yang
harus Anda keluarkan di awal, dan biasanya dipakai untuk jangka
panjang. Contoh-contoh modal ini adalah bangunan, peralatan seperti
komputer, kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang
dipakai untuk jangka panjang.
Kalau usaha Anda usaha bengkel motor, maka modal investasi awal Anda
adalah bangunan, alat-alat perbengkelan, dan perabot lain yang
dibutuhkan di bengkel tersebut. Kalau usaha Anda toko, maka modal
investasi awal Anda adalah rak, meja, bahkan mungkin juga mesin kasir.
Biasanya, modal ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka
panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari
tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.
2.MODAL KERJA
Ini adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membeli atau membuat
barang dagangan Anda. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan,
atau setiap datang order.
Sebagai contoh, kalau usaha Anda usaha tempat makan, maka modal kerja
yang Anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan. Kalau usaha
Anda usaha pem buatan barang kerajinan, maka modal kerja Anda adalah
uang yang Anda keluarkan untuk membeli bahan baku. Kalau usaha Anda
adalah jasa fotokopi, ya modal kerja Anda uang yang Anda keluarkan untuk
membeli kertas, tinta, dan lain sebagainya. Prinsipnya, tanpa modal
kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki
barang dagangan. Nanti, bisa-bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli
karena barangnya saja tidak ada. Itulah pentingnya modal kerja.
3.MODAL OPERASIONAL
Modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah
modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan
dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon
bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.
Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir
sama. Ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional
adalah uang yang harus Anda keluarkan untuk membayar pos-pos biaya di
luar bisnis Anda secara langsung. Jadi, Modal Operasional ini biasanya
dibayar secara bulanan.
Nah, bagaimana Bapak Ibu? Gampang, kan? Sekarang, Anda bisa menghitung
sendiri, kan, modal yang harus Anda keluarkan untuk memulai usaha.
Mudah-mudahan bermanfaat ya.
fahmi nurul akbar,
CEO www.fastmobilepoint.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar